Apa Ramai Tontonan Seperti ini? Ditulis Andri Luntungan)
"Uji coba sandiwara,yang dibuat,terkadang bisa berhasil,tetapi terkadang jika gagal akan menjadi kekecewaan besar,artinya,setiap manusia bisa bersandiwara dengan judul dan permainan yang dilakukan ada caranya,dan diatur dalam sekenario, yang membuatnya,tetapi ingant tidak semua judul akan bisa digemari oleh penonton,dan tidak semua flim yang ditampilkan akan mendapat penoton bagus.".Mungkin saat ini bangsa Indonesia katanya sedang asik memperhatikan sebuah pertandingan bola,mungkin juga sedang asik menonton sinetron,si ucit,atau sedang asik juga melihat ramainya kota jakarta oleh sebab ada pameran.jakarta fer,atau ada juga sebagian orang sedang asik melihat tarian dangdut yang sedang ditampilkan di pangung gembira di setiap kampung atau dikota anda.Dan mungkin juga sebagian lagi ada yang asik terfokus terhadap pemilihan Calon Presiden di Indonesia,disana pandangan warga Indonesia berwarna dan berbagai penglihat bisa dilihat oleh bangsa ini apa secara langsung atau melalui media elktronik atau bisa juga melihat didunia maya.". Okey mungkin yang terbesar sekarang adalah bangsa indonesia lagi asik menonton para Calon presiden yang lagi bercoar-coar dan mereka seperti akan mau menuntaskan berbagai persoalan Indonesia,dan mereka berkoar membuat janji dengan seenak undulnya, dan perkataan mereka mungkin seperti sudah menjadi presiden dan mereka berkata seperti itu hanya sebatas agar bisa dipilih dan setelah terpilih biasanya lupa segala yang mereka katakan,apa ingin memberi gajih -ingin membuat sejahtra orang Indonesia dan berbagai ucpan yang mereka lakukan itu hanya sebatas emosi dan ingin bisa mendapat sipati warga."Mungkin anda -anda semua pasti bertanya-tanya siapa sekenario dibalaknag calon Presiden ,pengusaha, mapia,atau siapa.?" . Apa yang dibayangkan masyarakat bahwa mereka ada yang mengendalikan,mungkin tidak terlalu salah dan mereka juga mebayangkan bahwa siapa dibelakang adengan yang sedang perankan juga tidak salah,artinya mereka punya indikasih seperti mungkin oleh sebab para calon setiap berkata seperti ada yang mebuat konsepnya dan tidak berdsarkan hati nurani mereka,atau mereka berkata seperti hanya sebuah arogan atau seperti bualan."artinya mereka seperti tahu bahwa orang Indonesia paling suka jika dirayu dan diberi janji,seperti halnya selagi pertama bertemu pada seorang wanita,bisanya pria sering membuat jani akan menikahi,akan setia ,akan mebina rumah tangga dengan baik, sampai tua.itu yang terlontar pada setiap pria yang sedang jatuh cinta pada lawan wanita,tetapi apa yang terjadi setelah menikah,ada yang akhirnya putus ditengah jalan,berakhir dengan cerai,begitu juga yang lagi pacaran setelah wanita sudah memberikan segalanya terkadang ada yang mebuang wanita begitu saja, Akhirnya wanita itu hanya bisa menangis dan merenungkan nasipnya."Nah seperti halnya para calon Presiden mungkin tidak jauh berbeda mungkin saat ini judulnya adalah bagaimana caranya merayu warga agar bisa terpesona olehnya setelah bisa terpesona disana warga akan habisa-habisan membelanya, setelah sudah dibela dan akhirnya berhasil apa yang dinginkan "bagaimana kalau ditinggalkan,?",jawabnya pasti sedih,dan pasti kecewa,dan itu sudah terlalu sering menimpah warga yang pernah merasakannya,apa pemilihan angota DPRD,DPR-RI,juga berbagai pemilihan lainnya." Lantas apakah pemilihan Presiden juga warga mau coba-coba setelah segalanya nantinya lebih buruk dari yang sekarang seperti apa yang akan anda lakukan.?."alangkah baiknya jika anda lebih waspada dan jika mau menonton carailah judul yang flim yang bisa menambah wawasan dan menambah ilmu tetapi jika menonton yang serba membuat anda menjadi sesak napas atau jantung anda jadi kambuh lebih baik hindarkan."artinya jika anda suka melihat para calon presiden cukup hanya sepintas saja, tidak perlu mendengar segala ocehannya,toh,itu baru sebatas janji dan dia juga belum pernah jadi presiden dan anda sebagai warga belum juga mersakan segala hasil kerja dia,artinya buat apa harus didengar segala,ocehannya,terkecuali presiden anda harus denga r oleh sebab beliau adalah pengambil kebijakn ,tetapi bagi para calon,apa untungnya buat mendengar mereka toh nantinya juga mereka kalau sudah jadi akan lupa apa yang mereka katakan.!.Indonesia tidak butuh orang Tegas tetapi Indonesia butuh orang yang bijak dan mereka merasakan seperti apa penderitaan warga miskin,tetapi jika mereka tidak pernah merasakan jadi orang miskin mana mungkin mereka bisa merasakan bagaimana yang namanya,miskin,sehari makan dua hari puasa,perut perih,tengorokan haus,kepala pusing,tangan bergetar,segala sendi-sendi terasa linu,oleh sebab lapar dan kelaparan.Seandainya ada yang bisa merasakan seperti ni disana dia ttidak akan mau merendahkan bagi orang miskin,atau kalangan kurawa yang nasipnya belum beruntung."Apadakah ada yang pernah merasakan seperti ini? didalam negara yang damai dan tentram,?".Indonesia negara nonblog setidaknya tidak perlu otoriter atau seorang yang tegas tetapi Indonesia membutuhkan seorang yang yang bijak dan memiliki negarawan yang tinggi,tidak belaga seperti militer,dan tidak belaga berkata seperti merintah. Dan gaya -gaya seperti itu bisa berlaku jika di Negara idiamin atau dinegara konflik,bagi negara yang merdeka dan memilki landasan pancasil dan UUD dan HUKUM,juga nonblog,tidak perlu gaya seperti itu berlaku. "Artinya buat Indonesia seperti di Swis,oleh sebab negara ini sepaham dengan negara Indonesia ya, itu nonblog.Disuwis setiap warganya memiliki senjata dan disana semua berjalan berbagai kehidupannya penuh senyum damai dan kejujuran warganya terlihat nyata."mengapa landasan Indonesia katanya Pancaslla dan Negaranya juga nonblog tetapi prilakunya tidak seperti itu,dan mengapa katanya jiwa Indonesia memiliki sifat nasionalis,tetapi prilakunya tidak nasionalis.bangsa didalam neagrannya dibunuh mereka tidak membela.dan warga diculik mereka diam saja.".Ingant didalam jiwa nasional ada tersimpan jika satu manuisa di bunuh berarti jutaan manuia Indonesia juga terasa sakit,apa ada prinsip seperti itu.?.Mungkin saat ini belum tetapi kedepannya perlu ada pemahaman jiwa nasionalime,dan perlu juga mengartikan negara nonblog seperti apa. Oke tinggalkan dulu sekelumit arti nonblog dan ansionalisme,kembali melihat apa yang sedang anda tonton dan siapa sekenario mereka.? disini mungkin saya mengatakan hanya sebatas perkiraan bahwa para calon presiden tu pasti ada yang nyeting atau ada juga yang mengaidit segala lakon yang akan mereka pragakan apa membuat sambutan,apa dari cara tampil,apa dari cara ngomong mungkin semua ada yang membuat naskahnya.. Dan biasanya dibelakang mereka tidak kalah juga ada para pengusaha ada para politisi jago.Inilah yang saat ini mungkin ada dibelakang mereka."Pertanyaannya apa menurut anda saat ini tontonan yang anda lihat ramai atau seperti apa.?".
Australia’s Prime Minister Just Can’t Win an Opinion Poll
A respected poll has found for the 30th straight time that Malcolm Turnbull’s governing Liberal party is less popular than the opposition.









































































































































































U.S.
Español
Arabic




![March 15, 2018 - Yulia Skripal, daughter of Sergey Skripal. Photo: facebook.com/julia.skripal (Credit Image: © Russian Look via ZUMA Wire) (Newscom TagID: zumaamericastwenty275317.jpg) [Photo via Newscom]](http://cdn.cnn.com/cnnnext/dam/assets/180410053017-yulia-skripal-file-restricted-medium-tease.jpg)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar